Kapal perang industri dalam negeri Indonesia

      Indonesia merupakan negara Kepulauan yang memiliki beribu pulau besar dan kecil maka wilayah laut harus selalu dijaga di karenakan banyak hasil laut Indonesia sering dicuri bangsa asing oleh karena itu pemerintah menggalakkan Industri pertahanan dalam negeri , terutama PT PAL Indonesia, secara aktif memproduksi berbagai kapal perang untuk TNI Angkatan Laut.serta memodernisasi sistem alusista, alat utama sistem senjata termasuk angkatan laut.

Beberapa kapal perang baru buatan dalam negeri yang telah diluncurkan atau diresmikan baru-baru ini meliputi:

*Fregat Merah Putih Pertama (KRI Balaputradewa-322):* Kapal fregat multirole terbesar yang pernah dibuat di Indonesia ini baru saja diluncurkan pada Desember 2025. Kapal ini dirancang dengan kemampuan perang empat matra (anti kapal permukaan, anti serangan udara, anti kapal selam, dan perang elektronik).

*Kapal Patroli Cepat (PC) 60 M:*

*KRI Tuna-876 dan KRI Marlin-877:* Kedua kapal ini diresmikan pada September 2023.

*KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881*: Pasangan kapal patroli cepat ini diluncurkan pada Juli 2024.

*Kapal Cepat Rudal (KCR) 60:*

KRI Kapak-625 dan KRI Panah-626 Merupakan proyek KCR 60 meter pertama yang diintegrasikan secara efektif dalam satu kontrak produksi.

KRI Belati-622: Kapal cepat rudal lainnya yang memperkuat armada TNI AL.

Kapal Lainnya:

KRI Lukas Rumkorem 392 dan KRI Raja Haji Fisabilillah: Dua kapal perang terbaru yang diluncurkan pada September 2024.

KRI Golok-688: Kapal perang Trimaran berkemampuan siluman yang diproduksi oleh PT Lundin Industry Invest.

Pembangunan unit kedua dari Fregat Merah Putih juga telah dimulai pada Juni 2024, menandai komitmen berkelanjutan Indonesia dalam membangun kemandirian industri pertahanan maritim.

 

Redaksi.

Bagikan: